Korban Tewas Serangan Bom Tiga Gereja di Surabaya Bertambah Jadi 14 Orang

Syaiful Islam, Okezone · Senin 14 Mei 2018 09:32 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 14 519 1897949 korban-tewas-serangan-bom-tiga-gereja-di-surabaya-bertambah-jadi-14-orang-nQMTTCOxsy.jpg Bom meledak di Gereja Pantekosta, Surabaya. Foto Antara

SURABAYA - Korban tewas serangan bom di tiga gereja, Surabaya, Jawa Timur bertambah menjadi 14 orang.

"Korban meninggal akibat ledakan bom di surabaya menjadi 14 orang, setelah tadi ada satu korban yang luka meninggal dunia di RS Bedah," terang Barung, Senin (14/5/2018).

Ia menambahkan, korban yang tewas berada di RSU Dr Soetomo 1 korban, RS Bedah ada 2 korban, lalu 3 korban berada di GKI Jalan Diponegoro dan 3 korban berada di Gereja Panteskosta Jalan Arjuno.

Serta 3 korban berada Gereja Santa Maria Jalan Ngagel Madya. Selanjutnya 2 korban di RS Bhayangkara Surabaya. Sedangkan korban luka-luka yang berjumlah 42 orang dirawat di sembilan rumah sakit.

Sebagaimana diketahui, peristiwa bom bunuh diri terjadi pada Minggu 12 Mei kemarin di tiga gereja Surabaya, yakni gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Pantekosta, Jalan Arjuno dan GKI Jalan Diponegoro. Sebanya 13 orang dinyatakan meninggal dunia dan 43 orang luka-luka akibat serangan tersebut.

Dalam waktu yang relatif cepat, Polri berhasil mengungkap pelaku bom bunuh diri dan motif di balik teror ini. Pelaku bom bunuh diri pada tiga lokasi merupakan satu keluarga, terdiri dari bapak, ibu dan empat anaknya.

Sepasang suami istri ini diketahui bernama Dita Upriyanto dan Puji yang beralamat di Wonorejo Asri, 11 Blok KK Nomor 22, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Sedangkan keempat anaknya masing-masing berinisial Y (18), FH (16), FS (11) dan P (9).

Tak hanya di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018, bom meledak di Rusun Wonocolo yang diduga terkait bom Surabaya juga menewaskan tiga orang sekeluarga. Bom itu meledak setelah dirakit oleh pelaku.

Akibatnya tiga orang tewas dalam ledakan bom di Blok B lantai 5 Rumah Susun (Rusun) Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur. Tiga lainnya luka-luka. Mereka diketahui memiliki ikatan keluarga.

Tiga orang tewas masing-masing Anton Febryanto (47) sebagai kepala keluarga, Puspita Sari (47) istri Anton dan Rita Aulia Rahman remaja 17 tahun yang merupakan anak pasangan Anton-Puspita.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini