nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jembatan Layang di India Ambruk, Tewaskan Sedikitnya 15 Orang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 14:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 16 18 1898964 jembatan-layang-di-india-ambruk-tewaskan-sedikitnya-15-orang-6LJjpDaTpJ.jpg Foto: Hindustan Times.

NEW DELHI – Sedikitnya 15 orang telah dipastikan tewas dan lebih dari 10 lainnya mengalami cidera setelah sebuah jembatan layang yang sedang dibangun di Negara Bagian Uttar Pradesh, India ambruk. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan sedikitnya empat mobil dengan penumpang di dalamnya hancur total tertimpa bongkahan beton.

Insiden mengerikan itu terjadi di Jalur Englishia di Kota Varanasi atau yang juga dikenal dengan nama Kota Benares pada Selasa malam waktu setempat. Komisaris Kota Varanasi, Deepak Agarwal mengatakan, pembangunan bagian jembatan sepanjang 50 meter yang roboh itu telah selesai pada Februari, tetapi konstruksi jembatan layang itu masih berjalan.

BACA JUGA: Jembatan Roboh di India, 23 Orang Tewas

Diwartakan CNN, Rabu (16/5/2018), polisi dan regu penyelamat segera melakukan operasi untuk mengangkat jasad-jasad korban dari mobil-mobil dan becak yang tertimpa puing jembatan. Beberapa korban lain juga telah diangkat dari rongsokan sebuah bus.

Perdana Menteri India, Narendra Modi turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban kejadian ini. Melalui Twitter, Modi mengatakan bahwa dirinya "Sangat sedih atas hilangnya nyawa akibat runtuhnya jembatan yang sedang dibangun di Varanasi”. Dia juga mendoakan agar para korban yang terluka agar segera pulih.

Agarwal mengatakan, tim teknis dari Lucknow, Ibu Kota Uttar Pradesh akan memeriksa apa yang menjadi penyebab ambruknya konstruksi jembatan itu. Sementara polisi juga membuka penyelidikan resmi terhadap Perusahaan Jembatan Negara Bagian Uttar Pradesh.

Insiden serupa terjadi pada 2016 saat 24 orang tewas ketika bagian jembatan layang runtuh di Kota Kolkata, di timur India. Pemilik perusahaan di balik pembangunan jembatan itu menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan, kejahatan, dan konspirasi kriminal.

Pemerintah Negara Bagian menyantuni keluarga sebesar 500.000 rupee (sekira Rp104 juta) bagi korban tewas dan 200.000 rupee (sekira Rp41,5 juta) bagi korban yang luka-luka.

Operasi penyelamatan telah dihentikan pada Selasa malam pukul 10 malam dan bagian jembatan yang ambruk juga telah dibersihkan dari lokasi kejadian.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini