"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk keselamatan dan kesiapan negara kita, jadi penting bagi semua orang untuk juga memiliki pengetahuan tentang bagaimana kita dapat berkontribusi jika sesuatu yang serius terjadi," kata Direktur Jenderal MSB, Dan Eliasson sebagaimana dilansir RT, Selasa (22/5/2018).
BACA JUGA: Menyandang Predikat sebagai Tempat Paling Aman, Nyatanya Swedia Tak Terhindar dari Teror
"Jika Swedia diserang oleh negara lain, kami tidak akan pernah menyerah. Semua informasi yang menyatakan bahwa perlawanan harus dihentikan adalah salah."
Swedia awalnya menerbitkan dan menyebarkan buklet “Jika Perang Tiba” pada Perang Dunia II dan akan menerbitkan kembali edisi yang telah diperbaharui pada Pekan Persiapan Keadaan Darurat yang berlangsung dari 28 Mei sampai 3 Juni.
Versi online buklet itu tersedia dalam 13 bahasa dan dapat dilihat di laman yang ditujukan untuk mereka yang ingin “mengawasi perkembangan dan perencanaan pertahanan total Swedia”.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.