Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rekam Jejak Laksdya Siwi Sukma Adji, Pengganti KSAL Laksamana Ade Supandi

Fadel Prayoga , Jurnalis-Rabu, 23 Mei 2018 |06:00 WIB
Rekam Jejak Laksdya Siwi Sukma Adji, Pengganti KSAL Laksamana Ade Supandi
Dari Kiri ke Kanan, Laksdya Siwi Sukma Adji, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, dan Laksdya A TAufiq R (foto: DISPENKOARMABAR/LINDO)
A
A
A

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Laksdya Siwi Sukma Adji menjadi Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL) menggantikan Laksamana Ade Supandi di Istana Negara, pada Rabu (23/5/2018). Hal itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 43/TNI/Tahun 2018 tanggal 22 Mei 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan KSAL.

Pergantian pucuk pimpinan di matra yang memiliki motto 'Jalesveva Jayamahe' itu lantaran Ade akan memasuki masa pensiun sebagai KSAL pada 1 Juni 2018. Penunjukan Siwi itu setelah sebelumnya ada empat orang calon kuat pengganti perwira tinggi TNI AL bintang empat alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) 1983 tersebut.

(Baca Juga: Jelang Pensiun, KSAL Ade Supandi Menghadap Presiden Jokowi)

Keempat nama itu adalah Wakil KSAL Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman, Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya Didit Herdiawan Ashaf dan Kepala Badan Keamanan Laut Laksamana Madya Arie Soedewo, Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Letnan jenderal (Mar) R.M. Trusono.

TNI ALKSAL Laksamana Ade Supandi (foto: Fakhri/Okezone)

Laksdya Siwi Sukma Adji merupakan seorang perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang lahir di Kota Cimahi, Jawa Barat, 14 Mei 1962; 56 tahun. Sebelum ditunjuk menjadi KSAL ia menjabat Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI menggantikan Letjen TNI Bayu Purwiyono. Alumnus AAL 1985 itu juga pernah menduduki jabatan Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI dan Panglima Koarmabar.

Beberapa jabatan yang pernah diemban selama ini, diantaranya sebagai perwira bahari di KRI OWA-354, Kepala Departemen Operasi KRI Untung Suropati-372, Palaksa KRI Teluk Sampit-515, Komandan KRI PRB-728, Komandan KRI STS-376, Komandan KRI Nala, Komandan KDA, Komandan Lanal Pontianak, Komandan Selapa Pusdikopsla, Komandan Satran Koarmatim, Asrena Pangkolinlamil, Asops Pangarmabar, dan Komandan Guskamlatim.

Jabatan KSAL menjadi strategis setelah Presiden Jokowi berniat menambah kekuatan Poros Maritim dan membangun Tol Laut. Sehingga posisi jabatan KSAL ke – 26 itu dinilai menjadi rebutan setiap prajutir TNI AL. Dua pertiga luas negara Indonesia terdiri dari lautan, membuat masyarakat menanti kejayaan TNI AL di kancah internasional.

Apalagi, alutsista yang dimiliki Indonesia sekarang ini terbilang sudah mumpuni untuk menghadang serangan dari negara luar yang terus menggerogoti kekayaan laut tanah air. Oleh karenanya, peran KSAL dalam membina TNI AL dalam menjaga kedaulatan lautan serta mencegah terjadinya pencurian kekayaan alam di lautan NKRI.

(Baca Juga: Segudang Masalah di Daerah Perbatasan Laut Jadi Tantangan KSAL Baru)

(fid)

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement