Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terowongan Wilhelmina, Misteri Tiada Batas dari Negeri Penjajah Belanda

Syamsul Maarif , Jurnalis-Senin, 28 Mei 2018 |07:30 WIB
Terowongan Wilhelmina, Misteri Tiada Batas dari Negeri Penjajah Belanda
Terowongan Wilhelmina, peninggalan Belanda yang sudah jadi situs angker (Foto: Syamsul Maarif/Okezone)
A
A
A

PANGANDARAN - Terowongan kereta api jalur Banjar-Cijulang yang diberi nama Wilhelmina merupakan salah satu terowongan sisa peninggalan zaman Belanda.

Terowongan Wilhelmina juga dinobatkan sebagai terowongan terpanjang dan terindah dari 10 terowongan yang ada di Indonesia lantaran pemandangan alam mulai dari pegunungan dan pantai bisa terlihat jelas.

Data yang dihimpun dari sejumlah sumber, panjang terowongan mencapai 1.208 meter, tepatnya di kilometer 82 jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran.

Salah satu saksi sejarah yang hidup di masa jalur KA Banjar-Cijulang masih aktif, Nene Rohaeti mengatakan, jalur tersebut dibangun penjajah Belanda oleh perusahaan kereta api Staats Spoorwegen.

"Terowongan itu dibangun pada tahun 1914 dan diresmikan pada tanggal 1 juni 1921," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement