PANGANDARAN - Terowongan kereta api jalur Banjar-Cijulang yang diberi nama Wilhelmina merupakan salah satu terowongan sisa peninggalan zaman Belanda.
Terowongan Wilhelmina juga dinobatkan sebagai terowongan terpanjang dan terindah dari 10 terowongan yang ada di Indonesia lantaran pemandangan alam mulai dari pegunungan dan pantai bisa terlihat jelas.
Data yang dihimpun dari sejumlah sumber, panjang terowongan mencapai 1.208 meter, tepatnya di kilometer 82 jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran.
Salah satu saksi sejarah yang hidup di masa jalur KA Banjar-Cijulang masih aktif, Nene Rohaeti mengatakan, jalur tersebut dibangun penjajah Belanda oleh perusahaan kereta api Staats Spoorwegen.

"Terowongan itu dibangun pada tahun 1914 dan diresmikan pada tanggal 1 juni 1921," katanya.