"Hasil psikologi seperti apa, WDEP seperti apa, selanjutannya nanti baru mengadakan survei, mengadakan pembahasan mengenai proses pendampingan lebih lanjut," pungkasnya.
Sebelumya, beredar sebuah video viral perihal aksi nekat SS menghina dan mengancam akan menembak Presiden Jokowi. Ancaman itu disampaikan melalui video dan diunggah ke Instagram oleh akun bernama @jojo_ismyname serta beredar di Youtube.
Dalam video berdurasi 19 detik itu, SS sedang telanjang dada dan mengenakan kacamata menujuk foto Jokowi sambil mengeluarkan kata-kata yang bernada ancaman. Bahkan, pria tersebut menantang Jokowi untuk bisa menangkapnya dalam waktu 24 jam.
Setelah beberapa jam video itu viral, akhirnya tim Polda Metro Jaya langsung menyelidiki dan menemukan yang bersangkutan di kediaman, kawasan Jakarta Barat. Pemuda itu diamankan pada Rabu 23 Mei kemarin sore, setelah dilakukan pemeriksaan SS ditetapkan tersangka.
(Khafid Mardiyansyah)