Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wujudkan Mudik Bahagia di Tahun Politik

Salman Mardira , Jurnalis-Sabtu, 09 Juni 2018 |09:00 WIB
Wujudkan Mudik Bahagia di Tahun Politik
Pemudik memadati Stasiun Senen, Jakarta Pusat (Akbar/Antara)
A
A
A

SATRIO tak sabar lagi ingin mudik. Sudah setahun dia tak pulang ke kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah karena hari-hari sekarang sibuk mencari rezeki di Jakarta. Momentum Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah pun dimanfaatkannya untuk bertemu keluarga.

"Bertemu ayah dan ibu, cium tangan setelah sekian lama tidak bertemu, rasanya luar biasa," kata Satrio saat berbincang dengan Okezone, Rabu lalu.

Satrio sudah membeli tiket kereta api jauh hari dan siap berangkap, Sabtu 9 Juni. Perjalanan ke Pemalang normalnya 6 jam. "Tapi itu semua terbayar ketika sudah melihat senyum orang rumah.”

Mufrod, karyawan swasta di Jakarta juga bersiap mudik ke Bumiayu, Jawa Tengah. Berbeda dengan Satrio yang seorang diri, Mufrod akan membawa istri dan dua anaknya ke kampung halaman.

“Mudik dari Depok, lewat Tol Jakarta-Cikampek, (Tol) Cipali terus (Tol) Pejagan,” katanya.

Pemudik di Stasiun Senen (Antara)

Mufrod memilih mudik pada hari pertama Lebaran untuk menghindari kemacetan yang kerap terjadi hari-hari jelang Idul Fitri. Kemacetan parah biasanya terjadi di gerbang tol, rest area dan pintu keluar tol.

“Pintu keluar Tol Pejagan yang (macet) parah biasanya,” ujar Mufrod yang mudik dengan mobil dan sudah menyiapkan berbagai bekal termasuk vitamin dan mainan anak.

Mudik sudah menjadi tradisi warga di Indonesia, terutama jelang Idul Fitri, Idul Adha dan Natal. Liburan pada momen tersebut dimanfaatkan banyak orang untuk bertemu keluarga, bersilaturahmi juga melepas kangen kampung halaman.

"Mengunjungi tempat-tempat kesukaan di kampung," tutur Agam perantau asal Brebes, Jawa Tengah yang bersiap meninggalkan Jakarta.

Sebagian orang menyebut tradisi mudik sudah ada sejak zaman Majapahit pada 1293-1500 Masehi. Tapi, sejarawan juga budayawan, JJ Rizal tak berani menyimpulkan sejarah itu. “Penelitian mengenai itu belum ada.”

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla di Mebes TNI (Antara)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya memastikan layanan mudik 2018 lebih baik. Infrastuktur, sarana pra sarana, pelayanan transportasi hingga pengamanan harus disiapkan matang agar masyarakat bisa mudik dengan nyaman dan bahagia.

Polri, TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN) diminta bersinergi untuk mencegah dan menangkal berbagai potensi gangguan keamanan. “Saya yakin dengan sinergi yang kuat antara TNI, Polri dan BIN, akan mampu melakukan tindakan pencegahan," kata Jokowi.

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan pemerintah sudah menyiapkan semuanya dengan baik. “Kami telah melakukan pemetaan lokasi yang sangat rawan akan kemacetan lalu lintas. Maka itu, untuk mengantisipasi hal ini, kami telah melakukan edukasi kepada masyarakat untuk memilih hari yang tepat untuk mudik,” katanya.

Selain lokasi kemacetan, Budi mencatat ada 500 titik perlintasan kereta api yang rawan bencana seperti banjir, tanah ambles dan longsor. Paling rawan di Jawa Barat seperti di Tasikmalaya, Bogor, Garut dan Sukabumi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik Lebaran 2018 mencapai 31,9 juta orang, lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 28,99 juta orang.

Dari jumlah itu, 19,5 juta orang diperkirakan mudik dengan angkutan umum, 12,42 juta orang pakai kendaraan pribadi. Pemudik dengan sepeda motor diprediksi mencapai 8,5 juta orang. Kemudian 6,7 juta orang diperkirakan mudik dengan pesawat dan 4,5 juta naik kereta api.

“Tahun ini disiapkan 393 KA, baik reguler maupun tambahan,” ujar Budi.

Terimal Kampung Rambutan (Okezone)

Kemenhub telah memastikan 490.013 bus sudah siap mengangkut pemudik Lebaran 2018. "Kualitas bus sudah semakin baik. Kenyamanan juga sudah cukup," kata Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Pandu Yunianto dalam diskusi Polemik Sindotrijaya di Jakarta, Sabtu 2 Juni lalu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement