Dalam melakukan perjalanan, pemudik juga harus mengenal karakter, jalan tol yang menghubungkan beberapa wilayah di pulau Jawa mulai terintegrasi, meski demikian jalan sepanjang ratusan kilometer tersebut dibangun menggunakan material beton.
Perlu diperhatikan bagi pemudik, dengan kondisi jalan beton yang ada saat ini, ban kendaraan akan mudah terkikis, terlebih jika berkendara di siang hari. Suhu panas beton dan karet akan menambah tingkat keausan ban itu sendiri.
Bahkan, menurutnya, ban akan lebih cepat lagi habis jika jalan beton itu bergaris. Sementara di jalan beton yang mulus ban akan lebih awet.

(Baca Juga : Panduan Mudik dan Arus Balik Lebaran 2018)
"Saya pikir semua ban lebih cepat abrasi di jalan beton, tapi saya tidak punya persentase untuk membandingkannya perbedaannya dengan di jalan aspal," ujarnya kepada Okezone.
Karena cepat habis itu pula, kata dia, banyak pengemudi yang mengeluhkan jalan beton. "Memang jalan beton bergaris itu membuat cengkraman ban ke jalan lebih mantap, tapi konsekuensinya ban cepat habis," tambahnya.
(Baca Juga : Wujudkan Mudik Bahagia di Tahun Politik)
Lebih lanjut Rozi menjelaskan bahwa ban cepat habis di jalan beton karena gesekan dengan permukaan kasar membuat roda cepat abrasi. Sementara aspal yang cenderung lebih halus membuat daya gesek lebih minim.
(Erha Aprili Ramadhoni)