Ia beralasan bahwa sebenarnya ingin menyelamatkan ular tersebut dari warga yang ia katakan siap membunuh binatang ini dengan pentungan.
"Insting pertama saya adalah menyelamatkan ular. Saya taruh ular ini di pundak dan saya pegang erat-erat mulutnya," kata Dutta kepada AFP.
"Saya sama sekali tak merasa takut (saat dibelit ular) ... kalau saya panik, tentu akibatnya bisa fatal," katanya.
Dutta juga mengatakan sedang tak membawa karung.
Ular ini, katanya, ia tempatkan di kendaraannya dan kemudian ia lepas kembali ke alam.