MIHARA – Tim penyelamat di Jepang menggali lumpur dan puing-puing untuk mencari penyintas yang selamat setelah hujan deras diikuti banjir dan longsor menyebabkan hampir 100 orang tewas dan puluhan lainnya hilang.
Setelah hujan yang mengguyur wilayah barat Jepang sejak pekan lalu mereda, langit biru muncul dengan sengatan matahari yang membuat suhu meningkat menjadi lebih dari 30 derajat Celcius. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan serangan panas di wilayah yang terputus dari aliran air dan listrik.
"Kita tidak bisa mandi, toilet tidak berfungsi dan persediaan makanan kita hampir habis," kata Yumeko Matsui, warga Kota Mihara yang tidak mendapatkan aliran air sejak Sabtu.
BACA JUGA: Hujan Lebat Ekstrem Tewaskan Sedikitnya 66 Jiwa di Jepang
"Air kemasan dan teh botol semuanya hilang dari mini market dan toko-toko lain," kata perempuan berusia 23 tahun itu.