Kepemimpinan Eramas di Sumut Dinilai Senafas dengan Jokowi

Erie Prasetyo, Jurnalis · Selasa 10 Juli 2018 21:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 10 340 1920598 kepemimpinan-eramas-di-sumut-dinilai-senafas-dengan-jokowi-NjkZrmaW1X.jpg Foto: Ist

MEDAN - Direktur Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus menilai, pasangan Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah (Eramas) sangat berpotensi mendukung presiden Joko Widodo (Jokowi), karena dilihat dari program-program yang dibuat banyak kesamaan.

"Ada Lima program yang semangatnya sama dengan pemerintahan Jokowi, yakni, ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pertanian dan kelautan," kata Sulthan Selasa (10/7/2018).

Menurut Sulthan, Infrastruktur memang cukup vital untuk pembangunan di Sumut, peningkatan infrastruktur akan mempermudah arus angkut barang antar kota dan antar provinsi. Pembangunan infrastruktur juga turut memberikan sumbangsih berharga di sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Terlebih duet Eramas yang didukung Enam partai politik memiliki perhatian penuh terhadap sektor infrastruktur. Bagi pemimpin baru di Sumut itu, infrastruktur menjadi 'kata kunci' kemajuan daerah khususnya berkaitan dengan sektor pariwisata yang harus mendapatkan porsi lebih untuk dituntaskan.

Tak dipungkiri, kata Sulthan, Sumut memiliki banyak lokasi pariwisata yang butuh pengembangan lebih lanjut. Lulusan Universitas Gadjah Mada ini meyakini duet Eramas akan sinergi dengan program pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Presiden Jokowi sudah membuktikan, misalnya pembangunan jalan tol di Sumut, ini mampu meningkatkan prekomomian dan memberi andil dalam pencapaian realisasi pertumbuhan ekonomi 2017 hingga triwulan III sebesar 5,21 persen secara YoY (year on year)," papar Sulthan.

Sulthan menilai, politik di daerah sangat cair jika dibandingkan dengan politik nasional. Menurutnya, meski pasangan Eramas diusung sejumlah parpol yang notabene berseberangan secara politik di tingkat nasional, namun dalam hal pelaksanaan program pembangunan akan berjalan senasib sepenanggungan.

Sulthan menganggap, pola pembangunan yang sinergi antara pusat dan daerah akan terus berlangsung, meski ada suksesi kepemimpinan di level nasional. Ia mengingatkan bahwa tugas pemerintah daerah salah satunya adalah mengakselerasi pembangunan yang dicanangkan oleh pusat.

"Boleh jadi berbeda pilihan di pusat, tapi di daerah belum tentu. Eramas kan juga didukung tiga partai Jokowi, ada Golkar, Nasdem, Hanura. Jadi pemerintahan daerah (Sumut) juga pasti senafas dengan pusat yang dipimpin Jokowi," tukasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini