nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Spanduk 'Siapapun Gubernurnya, Jokowi Presidennya' Bertebaran di Sumut

Erie Prasetyo, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 21:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 11 340 1921111 spanduk-siapapun-gubernurnya-jokowi-presidennya-bertebaran-di-sumut-JgnxfsEQcf.jpg Foto: Ist

JAKARTA - Spanduk bertuliskan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo lantaran berhasil mewujudkan Pilkada yang aman dan damai muncul di Medan, Sumatera Utara.

Spanduk ini muncul pasca ditetapkannya pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Ermas) sebagai pemenang Pilgub Sumatera Utara 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Terimakasih Pak Jokowi Pilkada Berjalan Aman di Sumut," demikian tulisan yang terpampang dalam sebuah spanduk di Medan, Sumatera Utara.

Spanduk tersebut mayoritas terpasang di tempat-tempat strategis, salah satunya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sumatera Utara.

Selain itu, spanduk juga terlihat di Pintu Tol Tanjung Muara, Medan, dengan ucapan selamat untuk pasangan Eramas. "Selamat Buat Eramas. Siapapun Gubernurnya...!!! Jokowi Presidennya...!!!".

Salah seorang warga, Simorangkir (48) mengomentari spanduk tersebut. Ia mengaku sedang melintas di lokasi secara tak sengaja melihat tulisan yang terpampang dalam spanduk itu.

"Ya, saya tertawa karena lucu, namun unik spanduk itu, karena kemarin itu kan pemilihan Gubernur bukan Presiden, jadi menurut aku ya benar Jokowi presidennya," ucap Simorangkir, Rabu (11/7/2018).

Hingga kini pihak yang memasang spanduk itu belum dapat diketahui. Sebelumnya, spanduk 'Jalan Tol Jokowi' membanjiri sejumlah daerah saat musim mudik Lebaran 2018.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Pemenangan Eramas, Sugiat Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya Tidak mencampuri urusan nasional, baik yang pro pemerintah atau oposisi. Pihaknya mengaku fokus membangun Sumatera Utara menjadi lebih baik lagi.

"Eramas Fokus membangun Sumatera Utara. Pak Edy meninggalkan karir militer untuk meraih mimpi besar untuk membangun sumut. Problem sumut yang mengkhawatirkan angka kemiskinan yang tinggi. Infrasturktur yang morat marit dan kriminalistas. Terlebih Indeks tingkat kebahagian warga sumut sangat rendah," jelas Sugiat saat dikonfirmasi Okezone, Rabu (11/7/2018).

Sugiat menambahkan, Tim Eramas tak pernah mengetahui adanya spanduk-spanduk tersebut. Namun, pihaknya tetap mengucapkan terima kasih atas dukungan warga Sumut yang telah memilih Eramas untuk memimpin.

"Dari tim kampanye tidak ada buat seperti itu (spanduk). Kita sudah melalui media masa. Baik Edy dan Ijek mengucapkan Terimakasih atas dukungan dan doa dari masyarakat umum dan partai politik. Spanduk-spanduk itu tidak ada dari kami," terang Sugiat

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini