Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Kali Bertemu, Ini Alasan Demokrat dan Gerindra Tak Kunjung Berkoalisi

Badriyanto , Jurnalis-Rabu, 25 Juli 2018 |03:06 WIB
2 Kali Bertemu, Ini Alasan Demokrat dan Gerindra Tak Kunjung Berkoalisi
Prabowo Subianto dan Susilo Bambang Yudhoyono bertemu di rumah SBY, Mega Kuningan. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
A
A
A

JAKARTA - Partai Demokrat dan Gerindra terhitung sudah dua kali melakukan pertemuan khusus membahas situasi politik. Namun, keduanya belum juga berkoalisi untuk persiapan Pilpres 2019.

Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Pandjaitan menjelaskan, pertemuan antar elite Demokrat dengan Gerindra termasuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo yang baru saja digelar belum sampai pada tahap membicarakan sosok pasangan Capres-Cawapres.

"Hari ini belum sama sekali kita bicarakan. Kita mau bentuk tim kecil, mulai besok baru kita bicara. Poin kita itu gini, kita harus beri tahu kepada masyarakat bahwa Pak SBY dan Pak Prabowo mengetahui persoalan bangsa ini," kata Hinca di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018).

Foto/Antara

Hinca menjelaskan, selama ini yang dibangun Demokrat dengan Gerindra masih pada tahap penyamaan persepsi mengenai arah pembangunan bangsa. SBY dan Prabowo berdiskusi mengenai masalah bangsa Indonesia yang kemudian baru dicarikan solusinya.

"Oleh karena itu baru kita cari pemimpin yang cakap dan kapabel yang pemerintahan yang efektif. Dalam konteks itulah kita menghadirkan koalisi ini, ada tahap-tahapannya," bebernya.

Foto/Okezone

Sebelumnya pada Kamis 5 Juli Prabowo menerima kunjungan Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan di rumahnya Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru. Dalam pertemuan itu Syarif mengaku membawa misi SBY terkait Pilpres 2019.

Tidak lama kemudian, pertemuan balasan diagendakan menindaklanjuti pertemuan pertama. Kini giliran Prabowo menyambangi kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, meraka menyepakati beberapa poin penting termasuk kemungkinan berkoalisi di Pilpres 2019.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement