nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Gempa Lombok, Pura di Karangasem Bali Roboh

Nurul Hikmah, Jurnalis · Minggu 29 Juli 2018 11:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 29 340 1928866 dampak-gempa-lombok-pura-di-karangasem-bali-roboh-dx8oPv3skK.jpg Ilustrasi Gempabumi (foto: Shutterstock)

KARANGASEM - Gempa berkekuatan 6.4 SR yang menimpa Lombok juga dirasakan masyarakat Bali. Bahkan, di Kabupaten Karangasem sebuah pura milik Dadya Jro Nengah Sedaan Berata roboh, pada Minggu (29/7/2018).

Adanya pura roboh akibat gempa tersebut dibenarkan oleh Kepala BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa. Dia mengatakan, sekitar pukul 06.45 Wita terjadi gempa akibatnya tempat ibadah/Pura berupa satu buah meru susun tiga milik Dadya Jro Nengah Sedaan Berata, Banjar Dinas Biaslantang Kelod, Desa Purwakerthi, Kecamatan Abang, Karangasem rusak.

"Akibat kejadian tersebut pemilik pura mengalami kerugian sekitar Rp15 juta," kata Ida.

Pura di Karangasem, Bali Roboh Akibat Gempa Lombok (foto: Ist)Pura di Karangasem, Bali Roboh Akibat Gempa Lombok (foto: Ist)

Dia menjelaskan, selain pura yang rusak atap Kantor Pengadilan Agama Karangasem juga rusak. Terlihat genteng-genteng Kantor Pengadilan Agama jatuh.

Dikabarkan vila di Desa Bunutan Kecamatan Abang, Karangasem juga mengalami kerusakan. "Untuk vila yang rusak kami belum mendapatkan laporan yang pasti," ujarnya.

Dikabarkan bahwa gempa tersebut juga dirasakan oleh warga Denpasar, Singaraja, Badung, Kuta. Untungnya dalam peristiwa itu di Bali tidak ada korban jiwa. "Di Karangasem sendiri tidak ada korban jiwa," tegasnya.

Sebelumnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan resminya menjelaskan, masyarakat di Lombok Timur dan Kota Mataram merasakan gempa dengan guncangan keras selama 10 detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah dan memilih berlindung di jalan, lapangan dan tanah kosong untuk menghindari bangunan roboh.

"Beberapa kali gempa susulan dirasakan cukup keras hingga lemah. Masyarakat dan wisatawan di Bali juga merasakan gempa dengan guncangan sedang hingga keras. Banyak warga dan wisatawan yang segera keluar rumah dan bangunan untuk mengantisipasi dampak gempa," ujarnya.

Dari laporan BMKG gempa awal berkekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada pukul 05.47 WIB. Pusat gempa di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Provinsi NTB dengan kedalaman 24 km. Gempa terjadi akibat akivitas Sesar Naik Flores dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, Gianyar dan beberapa wilayah di Bali," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini