Terkait dengan penyelamatan ini, Kepala Balai TNGR Sudiyono menjelaskan bahwa jumlah yang menjadi target evakuasi tim penyelamat berpatokan pada daftar pendakian 27-28 Juli 2018. Dalam rentan waktu dua hari tersebut, tercatat ada 576 jiwa.
"Jadi memang dari data yang kita punya, 330 lebih diantaranya warga Thailand, banyak dari mereka," kata Sudiyono yang ditemui dikantor Resor Sembalun.
Jumlah tersebut merupakan angka para pendaki, "porter guide" yang bertahan di Danau Segara Anak, pascagempa bumi yang mengakibatkan salah seorang diantaranya meninggal dunia akibat tertimpa longsor batu di jalur Dana Segara Anak-Bukit Pelawangan.
Namun hingga kini, jelasnya, tim penyelamat sudah berhasil mengevakuasi sebagian besar korban yang sebelumnya berada di Danau Segara Anak.
"Untuk sisanya, mereka sekarang sudah sampai pos 2 jalur pendakian resmi Sembalun. Hanya saja masih ada 6 orang lagi yang bertahan disana (Danau Segara Anak)," ucapnya.