Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bau Kali Item yang Mendunia Jelang Asian Games

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 04 Agustus 2018 |09:01 WIB
Bau Kali Item yang Mendunia Jelang Asian Games
Petugas membersihkan Kali Sentiong atau Kali Item, Kemayoran, Jakarta (Arif/Okezone)
A
A
A

Pemerintah pusat akhirnya turun tangan menangani Kali Item. Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Ditjen Sumber Daya Air. Bersama Dinas PU DKI, mereka mengurangi bau dengan menggelontorkan air Kali Sentiong dan membuka pintu air Gang Kelor (PA Sentiong)

“Disamping itu secara paralel juga dilakukan upaya mengalihkaan aliran air Kali Item ke Kali Sunter dengan cara dipompa, sehingga mengurangi debit air kotor yang masuk ke kali Sentiong,” tulis akun Instagram @kemenpupr.

“Upaya rekayasa aliran dengan menggunakan 5 mobil pompa berkapasitas masing-masing 160 liter/detik dari BBWS Ciliwung-Cisadane dan 6 mobil pompa berkapasitas 250 liter/detik dari Dinas PU DKI. Diharapkan upaya ini pun memberikan dampak yang berarti dalam pengurangan bau di Kali Sentiong dan Kali Item.”

Saing Menyalahkan

Anies Baswedan mengatakan masalah Kali Item adalah warisan pemerintah sebelumnya. "Ini adalah masalah yang sudah menahun dan di masa-masa lalu tidak diselesaikan. Jadi, kami terima warisan masalah ini.”

Pemasangan waring Kali Item (Arif/Okezone)

Netizen mengklaim bahwa masa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memimpin DKI, Kali Item lebih bersih. Foto-foto Kali Item yang bersih dan diklaim era Ahok beredar di media sosial.

“Kali item (Sentiong) yang dulu dipenuhi sampah bisa dibersihkan Pemprov DKI era Ahok/Djarot. Seharusnya peninggalan yang positif ini bisa diteruskan gubernur sekarang, tapi sayang alih-alih meneruskan, Anies justru ngeles dan menyalahkan pendahulunya, kata Daniel seorang warganet melalui akun Twitter.

Sandiaga Uno sempat ingin menghentikan operasi pembuat tempe dan tahu di sekitar Kali Item. “Mereka diminta untuk setop berproduksi dan dicarikan solusi lain supaya tidak melimpahkan atau membuang limbahnya ke Kali Sentiong," katanya di kawasan Monas.

Pernyataannya diprotes para pembuat tempe dan tahu. Anies lalu mengklarifikasinya dan menegaskan pemprov tak melarang mereka berproduksi. “Usaha boleh jalan, tapi limbahnya dikelola jangan dibuang ke sungai.”

Prasetio Edy meminta semua tak saling menyalahkan soal Kali Item. Pemerintah diminta fokus saja menanganinya dengan efektif. Dia menyarankan Kali Sentiong dikeruk.

Disarankan Keruk

Pengamat perkotaan, Yayat Supriatna juga sepakat pengerukan adalah cara efektif menangani masalah bau Kali Item. Terus kalau hanya memasang waring dan menyemprot mikroba?

"Ini hanya untuk langkah darurat jangka pendek, bukan jangka panjang solusinya," tutur kepada Okezone.

Kali Item yang bentuknya menikung kerap membuat aliran air tertahan dan mengendap sehingga harus dikeruk. “Kalau mengendap lumpur tidak dikeruk baunya akan terus ada."

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement