nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sanksi AS Dijatuhkan, Eropa Berjanji untuk Tetap Buka Hubungan Dagang dengan Iran

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 07 Agustus 2018 17:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 07 18 1933130 sanksi-as-dijatuhkan-eropa-berjanji-untuk-tetap-buka-hubungan-dagang-dengan-iran-HWf5sxgKSX.jpg Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Frederica Mogherini. (Foto: Reuters)

WELLINGTON – Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa (UE), Frederica Mogherini mengatakan, UE mendorong perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan bisnis mereka dengan Iran di tengah sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) terhadap Teheran. UE menilai Iran telah menepati komitmennya terkait kesepakatan program nuklir yang ditandatangani pada 2015.

Berbicara kepada wartawan dalam perjalanannya ke Selandia Baru, Mogherini mengatakan bahwa Uni Eropa bebas untuk memutuskan dengan siapa mereka akan melakukan perdagangan.

BACA JUGA: Rouhani: AS Akan Menyesal Jatuhkan Sanksi Pada Iran

"Kami melakukan yang terbaik untuk menjaga Iran tetap dalam kesepakatan, untuk menjaga agar Iran mendapat manfaat ekonomi dari kesepakatan yang disepakati oleh perjanjian itu kepada rakyatnya karena kami percaya ini adalah kepentingan keamanan bukan hanya wilayah kami, tetapi juga dunia. Jika ada satu bagian dari perjanjian internasional tentang non-proliferasi nuklir yang memberikan hasil, itu harus dipertahankan, " kata Mogherini sebagaimana dilansir dari IBTimes, Selasa (7/8/2018).

Pada Senin, AS kembali memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang keras terhadap Iran dan meningkatkan tekanan terhadap Republik Islam tersebut. Sanksi itu dijatuhkan tiga bulan setelah Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir di tengah pernyataan kekecewaan dari sekutu-sekutu Eropanya.

Trump mengatakan, kesepakatan yang ditandatangani oleh pendahulunya, Barack Obama pada 2015 itu adalah kesepakatan yang buruk karena memberikan dana bagi pemerintah Iran untuk membiayai konflik di Timur Tengah.

Iran menuduh AS telah ingkar dari kesepakatan nuklir tersebut sehingga menimbulkan gejolak ekonomi di Negeri Para Mullah itu.

Para menteri Eropa mengatakan kesepakatan program nuklir Iran sangat penting untuk keamanan Eropa dan dunia, dan Uni Eropa mengeluarkan "undang-undang pemblokiran" pada Senin untuk melindungi bisnis Eropa dari dampak sanksi.

Pada konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters di Wellington, Mogherini mengatakan bahwa UE dan Selandia Baru melihat pentingnya menjaga kesepakatan nuklir dengan Iran. Dia juga mengatakan telah mendiskusikan mengenai cara untuk tetap membuka jalur perdagangan dan keuangan dengan Iran bersama dengan Menlu Peters.

BACA JUGA: Sanksi AS Atas Iran Akan Berlaku Selasa

"Kami mendorong usaha kecil dan menengah khususnya untuk meningkatkan bisnis dengan dan di Iran sebagai bagian dari sesuatu yang bagi kami merupakan prioritas keamanan," kata Mogherini.

Dia kembali menegaskan bahwa perdagangan antara Iran dan Uni Eropa "adalah aspek mendasar dari hak Iran untuk memiliki keuntungan ekonomi dalam pertukaran untuk apa yang telah mereka lakukan sejauh ini dan yang sesuai dengan semua komitmen terkait nuklir yang telah dilaksanakan."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini