Khusus untuk melengkapi operasional posko pengungsian, Pertamina memberikan bantuan kursi lipat sebanyak 10 buah, 3 unit menja besar, 1 unit meja, 2 unit genset, 10 kipas angin, 10 kabel roll serta 60 buah plastik sampah.
Sementara itu, untuk membantu korban luka dan mengatasi trauma masyarakat akibat gempa yang berkepanjangan, lanjut Agus, Pertamina juga memberikan perhatian khusus kondisi kesehatan dan psikologis para korban gempa dengan menurunkan tim medis meliputi dokter spesialis, dokter umum, psikolog, perawat, dan apoteker. Para korban gempa akan akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, termasuk untuk mengatasi trauma akibat gempa.
Pertamina juga telah menggelar operasi pasar LPG 3 Kg di 3 lokasi yakni di kecamatan Pemenang, Tanjung, dan Gangga Kabupaten Lombok Utara pada Rabu, 8 Austus 2018. Dalam operasi pasar tersebut Pertamina menyiapkan 1.680 tabung dan hingga selesai operasi pasar, sebanyak 252 tabung yang tersalurkan.
“Pertamina juga terus memulihkan jalur distribusi BBM. Alhamdulillah, jalur distribusi BBM di wilayah Lombok Utara, untuk SPBU di Pamenang dan Tanjung telah beroperasi secara normal,” ungkap Agus.
(Rizka Diputra)