nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ustaz Evie Effendi Dilaporkan ke Polda Jabar, Didemo hingga Akan Diadukan ke MUI

Oris Riswan, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 16:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 13 525 1935903 ustaz-evie-effendi-dilaporkan-ke-polda-jabar-didemo-hingga-akan-diadukan-ke-mui-9BvSKWMNIq.jpg Ustaz Evie Effendy (foto: Youtube)

BANDUNG - Nama Ustaz Evie Effendi yang dikenal sebagai ustaz gaul menjadi sorotan publik. Pasalnya, tersandung masalah akibat salah satu ceramahnya yang menyebut Nabi Muhammad SAW sempat tersesat.

"Setiap orang itu sesat awalnya, Muhammad termasuk. Maka, kalau ada yang muludan (memperingati Maulid), ini memperingati apa ini? Memperingati kesesatan Muhammad. Ustadz wawanianan (kok berani) nyebut Muhammad sesat? Da keur orok mah kabeh ge teunyaho nanaon atuh," demikian pernyataan Ustaz Evie yang kemudian menjadi viral.

Ustadz Evie sendiri sudah menyampaikan klarifikasinya. Ia mengunggah video pernyataan permohonan maaf melalui akun Youtube-nya, Evie Effendi Official, pada 8 Agustus lalu.

Ustaz Evie Effendy (foto: Youtube) 

"Saya Evie Effendi, manusia biasa yang saya nyatakan saya bersalah karena di satu ceramah saya, saya menyatakan Muhammad sebelum diangkat jadi nabi tersesat, tapi maksudnya bukan itu. Kalaupun itu sudah dianggap pernyataan sudah publish, mohon maaf atas kesalahan saya dengan pernyataan itu," tutur Evie.

"Kepada seluruh ormas Islam, FPI, Muhammadiyah, Persis, Nahdlatul Ulama, salafus saleh, atau apapun ormas Islam. Atas nama pribadi, saya mohon maaf," ungkapnya.

Meski sudah meminta maaf, ternyata ada pihak yang memperkarakan masalah tersebut. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) melaporkan Ustaz Evie ke Polda Jawa Barat pada 11 Agustus lalu. Ia dilaporkan dengan dugaan pelanggaran UU ITE. Nomor laporannya adalah LPB/769/VII/2018/JABAR. Pelapornya adalah atas nama Hasan Malawi.

Selain dilaporkan, ada juga yang menggelar unjuk rasa, yaitu dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bandung. Mereka menggelar aksi di depan Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, pada Senin (13/8/2018) siang.

"Kami meminta polda menyelesaikan kasus Ustaz Evie Effendi sebagaimana undang-undang yang berlaku di Indonesia," ujar Ketua PMII Kota Bandung Irma Zahrotunnisa saat dihubungi Okezone.

PMII sendiri tidak ikut melaporkan Ustaz Evie. Tapi, apa yang dilakukannya adalah sebagai respon atau dukungan kepada Polda Jawa Barat untuk menyelesaikan kasus tersebut secara jalur hukum.

Secara pribadi maupun sebagai umat muslim, ia mengaku memaafkan Ustaz Evie. Tapi, harus ada efek jera. Karena itu, proses hukum harus tetap ditempuh.

"Ini biar ada efek jera bahwa sebagai figur atau orang yang dikenal banyak orang itu, mau tidak mau pasti didengarkan khalayak," ucap Irma.

Sementara selain berunjuk rasa, pihaknya juga akan mengadukan Ustaz Evie ke MUI Jawa Barat. MUI diminta bersikap tegas menyikapi persoalan tersebut.

"Kita beri support ke MUI untuk setegas mungkin menyikapi hal demikian. Minimal ada standardisasi dari MUI seorang tokoh atau penceramah dalam menyampaikan pemahamannya agar tidak terjadi lagi hal demikian," tegas Irma.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda Jawa Barat Kombes Pol Samudi membenarkan adanya pelaporan terhadap Ustaz Evie. Pihaknya pun sudah mengambil langkah.

"Sudah ditangani. Hari ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saki-saksi," kata Samudi dalam pesan singkatnya kepada wartawan.

Samudi mengatkan, saksi pelapor sudah dimintai keterangan untuk mengusut kasus tersebut. Pihaknya juga akan meminta pendapat ahli tafsir Alquran. Saksi-saki lain juga akan menyusul untuk dimintai keterangan, termasuk meminta keterangan dari Ustaz Evie.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini