Menurut dia, mantan Danjen Kopassus itu seperti menjilat ludahnya sendri. Sebab, dahulu ketika Joko Widodo (Jokowi) mundur dari kursi gubernur dan maju ke kontestasi Pilpres, beliau merupakan sosok yang paling menentangnya.
"Dulu pak Prabowo hujat Jokowi dan Ahok yang meninggalkan Jakarta setahun menjabat. Sekarang malah dia gandeng Sandiaga Uno," cetusnya.

Lebih lanjut, Farhat mengatakan, seharusnya Sandiaga tak menerima pinangan tersebut. Ia mencontohkan sikap seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang menolak penawaran itu meski memiliki elektabilitas yang mumpuni.
"Harusnya Sandi meniru Anies. Dia kan punya peluang besar. Tapi dia tidak gunakan itu," pungkasnya.
(Awaludin)