Mantan Bupati Bandung Barat Didakwa Kumpulkan "Jatah Preman" dari SKPD untuk Pencalonan Istrinya

CDB Yudistira, Okezone · Senin 27 Agustus 2018 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 27 525 1942063 mantan-bupati-bandung-barat-didakwa-kumpulkan-jatah-preman-dari-skpd-untuk-pencalonan-istrinya-rhoVqen057.jpg

BANDUNG - Pengadilan Negeri 1A Khusus Bandung, menggelar sidang perdana ‎mantan Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Abu Bakar. Sidang di gelar Ruang sidang 1, Jalan LL.RE Martadinata Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (27/8/2018).

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Nugraha mengungkapkan Abu Bakar meminta uang kepada kepala dinas untuk kepentingan pencalonan istrinya, Elin Suharliah dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) KBB.

"Di bulan Januari 2018, Abubakar menerima dari beberapa kepala dinas dengan total Rp860 juta," katanya.

Dalam pembacaan dakwaannya, uang itu diterima dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat Weti Lembanawati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Adiyoto.

Keduanya pun ditugaskan oleh Abu Bakar untuk menghimpun uang dari SKPD dengan jumlah bervariasi mulai dari Rp10 juta sampai Rp60 juta.

Atas itu, JPU mendakwa Abu Bakar, ‎melanggar Pasal‎ 12 Huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Tak hanya itu, JPU juga mendakwa Abu Bakar juga dianggap melanggar pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 Ayat 1 KUHPidana.

Sementara itu, dakwaan terpisah, Weti Lembanawati Adiyoto diketahui bekerjasama dan berkoordinasi dengan Abu Bakar terkait besaran dan dinas mana saja yang ikut menyumbang.

"Wety dan Adiyoto mengumpulkan uang kepada jajaran SKPD Pemkab Bandung Barat. (Menirukan ucapan Weti) Pimpinan lagi butuh, kumpul - kumpulin lah Rp10 juta setiap SKPD," pungkasnya.‎

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini