KPK Tahan Bupati Bandung Barat

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 12 April 2018 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 12 525 1885850 kpk-tahan-bupati-bandung-barat-8wu9tM2BlZ.jpg Bupati Bandung Barat Abubakar saat tiba di Gedung KPK. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Bandung Barat, Abubakar, pada sore hari ini. Abubakar ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Pom‎dam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, dengan masa penahanan pertama selama 20 hari ke depan.

"(Abubakar ditahan) di Guntur," singkat Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/4/2018).

Berdasarkan pantauan Okezone, politikus PDI-P tersebut mengenakan rompi tahanan usai diperiksa intensif sebagai tersangka penerima suap dari sejumlah pejabat di Bandung Barat. Abubakar sendiri rampung menjalani pemeriksaannya sekira pukul 17.25 WIB.

Dalam kesempatan itu, Abubakar tampak sehat, meskipun harus berjalan dibantu dengan tongkat. Dia mengaku pasrah ditahan oleh KPK dan siap menjalani proses hukum atas kasus yang menjeratnya.

‎"Alhamdulillah sehat. Sebagai warga negara yang baik saya jalani saja proses hukum‎," kata Abubakar di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Diketahui sebelumnya, KPK resmi menetapkan Bupati Bandung Barat, Abubakar sebagai tersangka kasus dugaan suap. Abubakar diduga ‎menerima suap dari sejumlah pejabat dinas di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

(Baca Juga: Jadi Tersangka Suap di KPK, Ini Total Harta Kekayaan Bupati Bandung Barat)

Abubakar ditetapkan tersangka bersama dengan tiga orang lainnya. Tiga orang tersebut yakni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah, Weti Lembanawati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Adiyoto, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Asep Hikayat.

Tiga pejabat tersebut telah lebih dahulu ditahan KPK pada malam tadi. Ketiganya ditahan di Rutan yang sama yakni, Rutan belakang Gedung Merah Putih KPK, Kavling K4.

(Baca Juga: Pakai Tongkat, Bupati Bandung Barat Tiba di Gedung KPK)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini