Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pelukan Jokowi-Prabowo Turunkan Tensi Politik

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Jum'at, 31 Agustus 2018 |22:52 WIB
Pelukan Jokowi-Prabowo Turunkan Tensi Politik
Jokowi berpelukan dengan pesilat Hanifan dan Prabowo Subianto. (Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres)
A
A
A

Dia mengatakan, pilpres hanya terjadi lima tahun sekali. Sehingga tak ada alasan untuk merusak persatuan bangsa.

“Berbeda pendapat boleh saja, berkompetisi silahkan. Tapi ya mbok gak usah pakai marah-marah dan menyebar fitnah. Gak perlu juga baperan,” kata Dewinta.

Menjawab pertanyaan tentang gerakan #2019GantiPresiden, kata Dewinya, sudah tidak perlu.

"April tahun depan itu kita memilih presiden. Bukan ganti Presiden. Siapa pun yang terpilih itulah kemauan rakyat Indonesia dan kita hormati itu," katanya.

Dewinta menuturkan, aksi ganti presiden itu tak perlu lagi dilakukan. Mengingat, kata dia, aksi tersebut hanya menimbulkan pro kontra yang berujung pada perpecahan.

(Baca Juga : Ruhut Sitompul Nilai #2019GantiPresiden Hanya Lucu-Lucuan)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement