Dia menjadi salah satu dari sedikitnya enam wali kota dan wakil wali kota yang tewas dibunuh di Filipina dalam beberapa bulan terakhir. Pembunuhan-pembunuhan ini terjadi di tengah upaya kepolisian melakukan tindakan keras sebagai bagian dari perang terhadap narkotika yang dilancarkan Duterte.
BACA JUGA: Seorang Lagi Wakil Wali Kota Filipina Ditembak Mati, Korban Keempat dalam 9 Hari
Polisi mengatakan 4.410 dugaan pengedar atau pengguna narkoba telah tewas sebagai bagian dari kampanye anti-narkoba yang diumumkan sejak Duterte memenangkan pemilihan pada pertengahan 2016.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan bahwa jumlah kematian yang sebenarnya tiga kali lebih tinggi dan bahwa polisi dan orang-orang misterius telah melakukan pembunuhan terhadap orang-orang bahkan tanpa bukti mereka terkait dengan narkoba.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.