nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ustaz Abdul Somad Merasa Diancam, Polri: Kalau Ada Laporan Kita Tindaklanjuti

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 14:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 06 337 1946918 ustaz-abdul-somad-merasa-diancam-polri-kalau-ada-laporan-kita-tindaklanjuti-WqMKzpaqMw.jpg Wakapolri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. (Foto: Harits Tryan/Okezone)

JAKARTA - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku mendapatkan ancaman dan intimidasi saat akan menggelar ceramah di beberapa wilayah Jawa. Hal itu kemudian membuatnya membatalkan jadwal ceramah di sejumlah daerah.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, Polri belum menerima laporan dari UAS soal adanya intimidasi dan ancaman. "Ya sampai hari ini kita belum terima laporan terkait dengan masalah itu," ujar Ari di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Ari menegaskan pihaknya tak pernah keberatan untuk menerima laporan dari manapun, termasuk dari ustaz yang kondang lewat Youtube itu.

Abdul Somad

"Sebenarnya kalau ada laporannya kita tindaklanjuti. Siapa sih yang keberatan, di mana yang ditolak?," kata dia.

Sebagaimana diketahui, ancaman dan intimidasi diungkapkan UAS melalui akun Instagramnya. “Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap tausyiah di beberapa daerah seperti di Grobongan, Kudus, Jepara dan Semarang,” tulis akun @ustadzabdulsomad.

Dengan alasan beban panitia yang makin barat dan kondisi psikologis jamaah dan dirinya, UAS akhirnya memutuskan membatalkan janji di beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Pada September, jadwal di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri dibatalkan. Kemudian Oktober di Yogyakarta. Desember janji denga Ustaz Zulfikar di daerah Jawa Timur.

“Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon doakan selalu,” kata Abdul Somad.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini