JAKARTA - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku mendapatkan ancaman dan intimidasi saat akan menggelar ceramah di beberapa wilayah Jawa. Hal itu kemudian membuatnya membatalkan jadwal ceramah di sejumlah daerah.
Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, Polri belum menerima laporan dari UAS soal adanya intimidasi dan ancaman. "Ya sampai hari ini kita belum terima laporan terkait dengan masalah itu," ujar Ari di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2018).
Ari menegaskan pihaknya tak pernah keberatan untuk menerima laporan dari manapun, termasuk dari ustaz yang kondang lewat Youtube itu.

"Sebenarnya kalau ada laporannya kita tindaklanjuti. Siapa sih yang keberatan, di mana yang ditolak?," kata dia.