Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Kariya, Tradisi dari Muna untuk Gadis-Gadis Muda

Asdar Zuula , Jurnalis-Jum'at, 07 September 2018 |13:35 WIB
Mengenal Kariya, Tradisi dari Muna untuk Gadis-Gadis Muda
Lima gadis di Muna, Sultra tengah menjalani prosesi adat Kariya (Foto: Asdar Zuula/iNews)
A
A
A

Prosesi ritual Kariya (pingitan), hingga saat ini masih digelar masyarakat Muna, meskipun berada di perantauan, ditangapi positif pendiri Yayasan Pelesetarian Budaya Lakilaponto, Umar Bonte, saat ini menjadi Anggota DPRD Kendari.

Menurut Umar Bonte, budaya Kariya atau pingitan ini, sangat bermakna, karena ini pemberisihan bagi para gadis beranjak dewasa atau sebelum membina rumah tangga, dan acara seperti ini sangat dinantikan masyarakat, khususnya para gadis di Kabupaten Muna.

"Jadi masyarakat Muna itu, menempatkan perempuan dalam posisi tertinggi, sebab bagi anak-anak perempuan oleh orang tuanya dianggap sebagai anugrah. Oleh karena itu, prosesi Kariya ini sangat dibutuhkan bagi semua kalangan masyarakat Muna" kata Umar Bonte.

Yayasan Pelestarian Budaya Lakilaponto, didirikan menurut Umar, untuk melestarikan budaya Muna, meskipun berada di luar Kabupaten Muna.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement