Sebelumnya diberitakan, dua nelayan itu diculik saat berlabuh di dermaga Pulau Gaya, di perairan Semporna pada Selasa 11 September kemarin. Awalnya, pada pukul 01.00 dini hari, salah satu awak kapal mendengar suara mesin perahu pompa yang mendekat, tak lama kemudian, pasokan listrik kapal yang ditumpanginya putus.
Dua awak kapal kemudian bersembunyi di kompartemen perahun dan melihat dua pria bersenjata mengenakan topeng dan pakaian warna gelap. Kedua pria bersenjata itu berbicara dengan dialeg Suluk dan kemudian masuk ke dalam kapal dan menculik dua rekannya.
Kalau dari info 2 rekannya, penangkapan itu terjadi pada jam malam yang diberlakukan sudah 4 tahun di daerah Sabah itu, apakah nelayan Indonesia tsb mengetahui hal tsb sblm nya.
Ketiga, bila memang sdh positif teridentifikasi itu Nelayan Indonesia, pemerintah Indonesia segera berkoordinasi antara Kemenlu, TNI dan POLRI u/ segera melakukan upaya penyelamatan warga Indonesia di LN, khusus nya dr skema kidnap ransom Teroris Internasional.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.