SBY menegaskan Indonesia merupakan negara hukum dan bukan negara gruduk apalagi negera kekerasan. Karena itu ia memastikan akan menggunakan cara-cara konstitusional untuk menyelesaikan persoalan ini.
"Akan kita kejar sampai ke ujung dunia mana pun, yang merusak dan menghancurkan nama baik kita. Ini juga berlaku bagi pihak-pihak di dalam negeri yang ikut-ikutan memfitnah dan merusak kehormatan kita," tegas dia.
Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat melaporkan media Hong Kong bernama Asia Sentinel ke Dewan Pers. Partai berlambang bintang mercy itu geram setelah adanya pemberitaan yang menyudutkan SBY lantaran diduga melakukan pencucian uang dalam kasus bail-out Bank Century.
Pemberitaan itu dianggap sebagai fitnah yang dibangun dari opini pribadi penulisnya, John Berthelsen, yakni berita berjudul ""Indonesia’s SBY Government: ‘Vast Criminal Conspiracy’".
(Rachmat Fahzry)