Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Balad Ehen, Kelompok Rajin Bayar Pajak namun Alergi Politik karena PKI

Syamsul Maarif , Jurnalis-Kamis, 27 September 2018 |19:14 WIB
Mengenal Balad Ehen, Kelompok Rajin Bayar Pajak namun Alergi Politik karena PKI
Keturunan terakhir yang menganut paham Ehen (Foto: Syamsul Maarif/Okezone)
A
A
A

Selain mereka anti berpolitik, enggan mengikuti kegiatan posyandu. "Setiap kali ada pemilu dari mulai Pilpres, Pilgub, Pilbup, Pileg hingga Pilkades harus diajak oleh petugas," jelas Koidin.

Setelah datang di TPS dan masuk ke kobong suara, mereka hanya membuka kertas suara tanpa mencoblosnya. Salah satu keturunan Ehen bernama Sawidin, (66) mengatakan, julukan faham Ehen datang dari luar kampung yang menilai aneh terhadap keberadaan kelompoknya.

"Orang di luar menyebut kami balad Ehen dan stigmanya dinilai negatif," kata Sawidin.

Sawidin menjelaskan, sekarang pola pikir keturunan dan lingkungan balad Ehen sudah mulai berubah dan menerima modernisasi.

"Namun masalah sikap anti terhadap politik tetap dipertahankan," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement