nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TNI Kembali Baku Tembak dengan OPM di Papua, 2 Orang Tewas

Edy Siswanto, Jurnalis · Selasa 02 Oktober 2018 14:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 02 340 1958563 tni-kembali-baku-tembak-dengan-opm-di-papua-2-orang-tewas-6FF9Gq0T1V.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAYAPURA – Aparat TNI kembali terlibat baku tembak dengan tentara Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang dipimpin Goliat Tabuni di Puncak Jaya, Papua, Selasa (2/9/2018) dini hari. Dua orang yang diklaim sebagai pemberontak OPM tewas.

Satu di antaranya yang ditewas, menurut kalangan militer, adalah pengawal Goliat Tabuni, Dekilas Tabuni. Dari tangannya di sita senjata api jenis FNC. Jasad mereka ditemukan saat aparat menyisir lokasi usai kontak tembak.

Baku tembak tersebut terjadi setelah tim gabungan berhasil menguasai dan menduduki markas kelompok Goliat Tabuni di Kampung Gabuleme Tingginambut, Puncak Jaya.

Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan bahwa setelah aparat berhasil menduduki markas Goliat Tabuni (GT), Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) –sebutan TNI/Polri untuk OPM- terus mengganggu dengan meletuskan senapannya hingga dini hari tadi.

"Mereka terus melakukan gangguan kepada pasukan TNI yang menduduki markas mereka. (Melepaskan) dua sampai empat tembakan ke arah pasukan kemudian menghilang, namun beberapa saat kembali melakukan penembakan dan dari suaranya dilakukan dengan jarak cukup dekat," kata Aidi dalam keterangan tertulis diterima Okezone.

 

Dalam kondisi kelelahan, TNI tetap melakukan penyisiran ke lokasi sumber suara tembakan.

"Saya apresiasi pasukan kita. Meski lelah, namun tetap semangat untuk penegakan hukum. Mereka juga tidak tidur dan bersemangat mencari KKSB,” ujarnya.

(Baca juga: Ditantang OPM, Menteri Pertahanan: Ayo Kita Perang!)

Pagi tadi sekira pukul 06.00 WIT, lanjut Aidi, aparat keamanan berhasil menemukan lokasi KKSB dan terjadilah aksi baku tembak.

"Mereka memberikan perlawanan cukup ramai, belum diketahui apakah di dalam kelompok tersebut ada GT atau tidak karena cuaca gelap dan medan tertutup," jelasnya.

(Baca juga: Baku Tembak TNI-Polri dengan OPM Pecah di Puncak Jaya, 1 Orang Tewas)

Menurutnya usai baku tembak, KKSB kemudian kabur ke dalam hutan, sambil sesekali melakukan penembakan. Aparat terus menyisir dan menemukan dua jenazah bersama senjata api FNC. Satu diketahui bernama Dekilas Tabuni, satu lagi belum teridentifikasi.

Saat ini jenazah belum bisa dievakuasi karena jauh dari pemukiman warga. Sementara pasukan TNI melaksanakan konsolidasi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini