Dari hasil pemeriksaan awal dokter yang ikut saat membongkar makam, di jenazah korban, memang ditemukan adannya bekas-bekas memar seperti yang dilaporkan warga.
Namun untuk mengetahui penyebab pasti apa penyebab korban meninggal, pihaknya masih menunggu hasil dari autopsi Dokkes Polda Jawa Tengah.
(Baca Juga: Warga Desa di Malang Gempar, Sejumlah Makam Rusak Secara Misterius)
Meski masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium Dokkes Polda Jateng, setelah mendapatkan keterangan awal dari dokter yang ikut memeriksa jenazah korban saat makam di bongkar, pihaknya langsung memeriksa para saksi. Hingga saat ini polisi belum menahan salah satu yang dicurigai sebagai tersangka.
"Ada lima orang saksi yang diperiksa. Kelima saksi tersebut adalah suami korban. Terus Lurah yang mengeluarkan surat kematian dan warga yang memandikannya. Semuannya kita mintai keterangan untuk mengetahui pada tanggal 1 Oktober sebelum korban ditemukan tewas, korban ngapain saja,"pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )