Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Hilangnya 1 Dusun di Sigi "Tergulung Lumpur Berombak" Dampak Gempa 7,4 SR

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Senin, 08 Oktober 2018 |08:04 WIB
Kisah Hilangnya 1 Dusun di Sigi
Satu dusun di Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi, hilang akibat fenomena alam likuifaksi dampak gempa 7,4 SR di Sulteng. (Foto: BBC News Indonesia)
A
A
A

SATU dusun di Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, lenyap akibat fenomena alam likuifaksi menyusul gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) yang mengguncang Sulawesi Tengah. Salah seorang warga dusun, Muhammad Aris, tinggal hanya 1 meter dari lahan yang ambles akibat gempa pada Jumat 28 September 2018 petang itu.

Aris menuturkan, ia berencana menjual hasil kebunnya ke Palu selepas azan Salat Magrib saat gempa besar mengguncang. Gempa dengan guncangan keras itu merobohkan sebagian rumahnya.

Istrinya yang sedang hamil berada di kamar mandi dan ibunya yang mengalami stroke 11 tahun tengah duduk di beranda.

"Saya selamatkan ibu saya yang duduk duduk di teras, karena lihat menara sudah jalan (bergeser). Istri ikut memegang saya, kami lari hingga Desa Sidera," ungkap Aris.

"Saya sampai tak bisa rasakan tangan saya, karena membopong ibu," katanya.

(Baca juga: Detik-Detik Bukit di Sigi Terbelah dan Longsor saat Gempa 7,4 SR)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement