Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Politikus Oposisi Venezuela Tewas Setelah Jatuh dari Lantai 10 Markas Dinas Intelijen

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 09 Oktober 2018 |15:20 WIB
Politikus Oposisi Venezuela Tewas Setelah Jatuh dari Lantai 10 Markas Dinas Intelijen
Para pendukung Fernando Alban yang berduka menyerukan slogan-slogan di depan markas dinas intelijen Venezuela (SEBIN) di Caracas, 8 Oktober. (Foto: Reuters)
A
A
A

CARACAS – Seorang anggota parlemen dari pihak oposisi yang dipenjara Pemerintah Venezuela tewas setelah jatuh dari lantai 10 badan intelijen Venezuela (SEBIN) tempatnya ditahan. Pemerintah Venezuela menyatakan Fernando Alban melakukan bunuh diri, tetapi partainya mengklaim Alban telah dibunuh oleh pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Berdasarkan pernyataan dari Menteri Dalam Negeri Nestor Reverol, Alban dipenjara pada Jumat pekan lalu setelah dituduh terlibat dalam ledakan dua drone di tengah parade militer yang dipimpin Maduro pada Agustus. Maduro menyebut insiden itu sebagai sebuah upaya pembunuhan atas dirinya.

BACA JUGA: Diserang Drone Berpeledak, Presiden Venezuela Nicolas Maduro Selamat dari Upaya Pembunuhan

"Saat itu dia akan dibawa ke pengadilan, ketika dia berada di ruang tunggu SEBIN, dia melompat dari jendela gedung dan jatuh, menyebabkan kematiannya," demikian tulis Reverol melalui Twitter sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (9/10/2018).

Namun, keterangan yang berbeda disampaikan oleh Pimpinan Jaksa, Tarek Saab yang mengatakan bahwa Alban meminta menggunakan toilet dan melompat dari sana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement