Hasto Sebut Tuduhan Prabowo ke Jokowi Bisa Timbulkan Serangan Balik

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 12:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 12 605 1963027 hasto-sebut-tuduhan-prabowo-ke-jokowi-bisa-timbulkan-serangan-balik-tmETLOvivs.jpg Sekjen PDIP/Sekretaris TKN Jokowi-KH.Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto (foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menolak pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bila saat ini pemerintahan Presiden Joko Widodo sedang menjalankan ekonomi kebodohan.

Menurut Hasto, tuduhan-tuduhan yang diucapkan Prabowo dan jajaran koalisi pendukungnya tanpa adanya bukti atau dasar yang jelas.

"Evaluasi kritis bahkan cenderung utopis yang dituduhkan oleh Pak Prabowo bahwa sistem ekonomi Indonesia saat ini melebihi neo-liberal dan dikatakan ekonomi kebodohan hanyalah klaim sepihak tanpa dasar," kata Hasto melalui keterangan tertulis, Jumat (12/10/2018).

(Baca Juga: Prabowo Sebut Ada Pengkhianatan Dilakukan Elite terhadap Rakyat)

KPK Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto 

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu mengatakan hingga sejak awal menjabat hingga saat ini Jokowi tetap menjalankan perekonomian Indonesia dengan asas Pancasila. Jokowi, lanjutnya secara nyata melawan sistem ekonomi yang memihak pada konglomerat.

Menurut Hasto sistem tersebut dibangun oleh Presiden Soeharto yang juga turut dinikmati Prabowo. Prabowo sendiri diketahui pernah menjadi bagian dari keluarga Cendana. Ia merupakan mantan suami putri kedua Soeharto, Siti Hediati Hariyadi, alias Titiek Soeharto.

"Pak Prabowo seharusnya paham hal ini. Saat itu, ekonomi kekuasaan ditopang oleh sistem otoriter. Dalam sistem itu mereka yang kritis dipenjara, bahkan diculik dan terkadang dimusnahkan," jelasnya.

Hasto mengingatkan kubu Prabowo-Sandi untuk tak melakukan serangan-serangan ke Jokowi-Ma'ruf tanpa data dan fakta yang jelas. Hal ini, lanjutnya dikhawatirkan bisa menimbulkan serangan balik dari rakyat.

"Saya memastikan bahwa serangan Pak Prabowo ke Pak Jokowi tersebut akan menimbulkan serangan balik dari rakyat. Sebab pernyataan Pak Prabowo tersebut sama saja dengan menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri," ucap Hasto.

Pemerintahan Jokowi, lanjut Hasto telah membuktikan bahwa kebijakan yamg diambilnya merupakan kebijakan yang pro rakyat. Mulai dari pembangunan infrastruktur secara masif, pengadaan jaminan sistem kesehatan nasional, pengadaan sertifikasi tanah rakyat, pengadaan program kerakyatan melalui Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.

Hal itu juga ditunjukan Jokowi dengan pengambilalihan Freeport, Blok Rokan dan Blok Mahakam dari kepemilikan asing.

(Baca Juga: TKN Jokowi-Ma'ruf Anggap Pernyataan Prabowo soal Elite Berkhianat Hanya Slogan Tanpa Fakta) 

"Bagi kami, konsepsi ekonomi Pak Jokowi justru mencerdaskan bangsa. Hanya orang-orang yang tertutup mata hatinya yang melihat segala sesuatu dari perspektif negatif," pungkas Hasto.

Sebelumnya, Prabowo menyebut, angka kesenjangan sosial masyarakat Indonesia semakin tinggi. Bahkan, ia menyebut Indonesia tengah mempraktikkan sistem ekonomi kebodohan.

"Ini menurut saya bukan ekonomi neoliberal lagi. Ini lebih parah dari neolib. Harus ada istilah, ini menurut saya ekonomi kebodohan. The economics of stupidity. Ini yang terjadi," ujar Prabowo. (fid)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini