JAKARTA – Ketua Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, menduga penembakan di ruang kerja 1008, yang ditempati Vivi Sumantri Jayabaya, merupakan rentetan peristiwa kemarin. Sebelumnya, pada Senin, 15 Oktober 2018, peluru menyasar ke 2 ruangan di Gedung DPR.
“Mungkin kita sinyalir dari luar, bisa saja peristiwa ini rentetan kemarin, hari ini kepolisian Labfor mengecek langsung dan mengambil barang bukti,” ujar pria yang akrab disapa Ibas tersebut kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (17/10/2018).
Fraksi Demokrat, kata Ibas, prihatin dan mengecam adanya tembakan liar yang mengarah ke DPR, apa pun bentuk dan tujuannya.

Dirinya menegaskan, ruangan dan kompleks parleman harus dijaga keamanan. Hal itu agar tidak menimbulkan rasa takut dan gelisah terhadap seluruh penghuni di kompleks parlemen.
(Baca Juga : Staf Anggota Fraksi Demokrat Ngaku Kemarin Lihat Lubang di Ruang Kerja)
“Kami juga menyayangkan ruangan dan kompleks parlemen yang dijaga keamanannya dan seluruh staf penghuni benar-benar harus aman, tidak boleh jadi gelisah, tidak boleh jadi takut, dan mengurangi rasa percaya diri kerja politik,” tandasnya.
(Baca Juga : Peluru di Fraksi Demokrat dan PAN Gedung DPR Kemungkinan dari Tembakan Hari Senin)
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.