GUNUNGKIDUL – Ratusan kera ekor panjang di sekitar kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta, memasuki permukiman warga. Peristiwa ini menyusul habisnya stok makanan di hutan dampak kemarau panjang.
Sebelumnya ratusan kera tersebut banyak berada di sekitar kawasan wisata Nglanggeran. Namun dalam beberapa hari ini, kawanan kera itu turun gunung dan sampai di permukiman penduduk.
"Jumlahnya mencapai ratusan, dan memakan tanaman pertanian," jelas Yayem, salah seorang warga setempat, Rabu 24 Oktober 2018.
(Baca juga: Pria di India Tewas Dirajam Kawanan Monyet)
Setiap harinya kera-kera ini menyerang lahan pertanian milik warga. Mereka merangsek ke pekarangan dan permukiman untuk mencari makan. Mereka menyerang tanaman pertanian sepeti jagung, ketela, kakao, jambu, pisang, dan petai.
"Sempat juga ada yang masuk ke rumah, tetapi kebanyakan di kebun sekitar rumah," jelasnya.

Akibat serangan kera ini, warga khawatir tidak akan bisa panen. Tanaman pertanian mereka ludes dijarah kera yang kelaparan.
"Kita sudah berupaya menghalau, tetapi saat sepi, mereka akan kembali lagi," keluh warga bernama Subarjo dengan nada pasrah.
(Baca juga: Pria Penyembur Asap Rokok ke Muka Monyet Mengaku Pencinta Hewan)
Sebenarnya pihak pengelola wisata Gunung Api Purba Nglanggeran sudah berupaya mencukupi kebutuhan pakan kawanan kera. Di antaranya dengan menanam berbagai macam pohon buah seperti jambu, mangga, dan beberapa tanaman buah lain.
Tanaman yang ditanam ternyata tidak bisa berkembang baik, karena lahan yang ada memang kurang subur. Apalagi dalam musim kemarau ini, ketersediaan air terbatas dan banyak tanaman yang mati.
"Populasi kera juga bertambah, sedangkan ketersediaan pakan tidak cukup," jelas Aris Budiyono, pengelola wisata Gunung Api Purba Nglanggeran.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.