Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata Bamsoet, agar rutin menginformasikan kondisi cuaca terkini kepada Air Traffic Control (ATC) di bandara serta pilot pesawat.
Sebelumnya, diberitakan pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang membawa sebanyak 181 orang penumpang dengan 8 awak pesawat tersebut dipastikan jatuh di Karawang, Jawa Barat, Senin pagi. Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Muhammad Syaugi pada jumpa pers bersama KNKT di kantor Basarnas, Jakarta, Senin, menyampaikan kronologis menjelang jatuhnya pesawat.
(Baca Juga: Duka Istri Korban Lion Air JT 610, Ditinggal Suami dalam Kondisi Hamil Anak Pertama)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada pukul 06:21 WIW, pesawat Lion Air JT 610 take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju ke Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Kemudian, pada pukul 06.33 WIB kehilangan kontak dengan Air Traffci Control (ATC) Bendara Soekarno-Hatta. Pada pukul 06.50 WIB Basarnas menerima laporan dari ATC bahwa pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang mengalami hilang kontak.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.