Evakuasi jasad pendaki Andika Pratama dari Basecamp Yellow Valley Tembagapura (foto: Ist)
Dita begitu sapaannya, bercerita sedikit soal keseharian kakaknya tersebut. Menurut Dita, kakaknya memang hobi mendaki gunung. Hobi tersebut, kata dia, digeluti sang kakak sejak masih duduk di bangku SMA. Atas hobinya itu, Andika pun bekerja sebagai pemandu gunung (Guide Mountain).
"Kalau ke Carstensz dia sudah tiga sampai empat kali, pokonnya lebih dari dua kali. Untuk lainnya, dia pernah ke Kilimanjaro, Elbruz. Kalau di Indonesia sendiri sering juga ke Rinjani gitu dan lain-lainnya," katanya.
Dia menambahkan, dari beberapa gunung yang pernah didaki sang kakak, paling favorit merupakan Cartenz. Pasalnya, Puncak Carstensz, memiliki cerita sendiri bagi Andika.
"Carstensz yang itu jadi favoritnya. Beberapa kali dia pernah cerita, kalau dia jatuh cinta dengan Puncak Carstensz," tuturnya.