nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kawanan Gajah Serbu Perkampungan, Warga Panik

Windy Phagta, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 21:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 07 340 1974640 kawanan-gajah-serbu-perkampungan-warga-panik-Zerg3RCQo6.jpg Ilustrasi, Foto: Ist

BANDA ACEH - Kawanan gajah liar kembali memasuki areal perkampugan warga di Kabupaten Pidie, Aceh. turunnya gajah liar kepemukiwan warga ini diduga karena rusaknya habitat hewan berbelalai ini. Hingga rusaknya perkebunan warga.

Selama dua pekan terakhir ini sudan 17 ekor gajah melintas di perkampungan dan merusak kebun warga di kawasan desa Kandang, Kecamatan Sakti, Pidie.

“Jumlah sekitar 17 ekor itu yang kelihatan saja namun jumlahnya lebih dari itu. Mereka turun ke kampung sudah hampir 2 minggu,” ujar Mukim Kandang, Tarmizi Rabu (7/11/2018).

Hewan bertubuh besar ini memasuki perkampungan hingga membuat panik warga. Gajah liar ini memang tia tahunnya kära durun ke areal pemukiman warga.

“Turunnya gajah dalam jumlah banyak seperti sudah berlangsung sejak 2 tahun lalu. Mereka sudah sering bolak-balik di perkampungan.” tambah Tarmizi.

Hal ini diduga karena terjadinya pembalakan liar hingga merusak habitat gajah liar, sehingga gajah turun kepemukiman warga untuk mencari makan.

 Foto: VOA

Dan hal ini tentunya merugikan para warga dan petani dikawasan terse but, dimana gajah kerap memasuki perkebunan pisang, pinang, nangka, dan tangman padi milik warga.

Warga hanya bisa melakukan pegusiran dengan menggunakan marcun dan sejenisnya.

“Kalau untuk manusia di daerah kami belum ada yang jatuh korban paling cuma berimbas pada lahan perkebunan saja,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, mengatakan pihaknya beum memastikan keberadaan gajah di kemukiman Kandang. Akan tetapi, gajah di sana berjumlah sekitar 25 ekor.

“Personel BKSDA belum ke sana karena lagi mengatasi di Leupu, Geumpang. Kita berharap kawanan ini tidak mengganggu warga dan hanya sekadar lewat,” tambahnya.

Keberadaan gajah di kecamatan Sakti ini kata Sapto baru diketahui Selasa kemarin. Gajah liar ini masih satu kelompok dengan kawasan gajah yang turun ke desa Riweuk yang biasa mendekat ke kecamatan Keumala.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini