nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warung di Aceh Besar Wajib Tutup saat Azan Sesuai Instruksi Bupati

Windy Phagta, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 09:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 09 340 1975379 warung-di-aceh-besar-wajib-tutup-saat-azan-sesuai-instruksi-bupati-i6dOeMpYNS.jpg Wakil Bupati Aceh Besar Husaini A Wahab. (Foto: Youtube)

BANDA ACEH – Video Wakil Bupati Aceh Besar Husaini A Wahab mengamuk dan mendatangi warung-warung yang masih buka ketika azan salat berkumandang beredar luas di kalangan masyarakat dan menjadi viral di media sosial. Hal ini ternyata mendapat respons baik dari publik yang mengetahuinya.

Sejumlah warganet bahkan menyambut baik aksi orang nomor 2 di Kabupaten Aceh Besar tersebut yang mendatangi warung-warung dengan menenteng sebuat tongkat kayu kecil. Ia meminta pemilik warung menghentikan aktivitas karena telah memasuki jam salat fardu.

Aksi ini dilakukan Husaini karena para pemilik warung di Aceh Besar tidak mengindahkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2017 yang dikeluarkan pemerintah daerah agar seluruh toko di wilayah itu menghentikan aktivitas sementara selama azan berkumandang hingga selesainya waktu salat.

Kebijakan tersebut diambil untuk menghargai jamaah yang tengah menunaikan salat wajib dan melaksanakan syariat Islam.

(Baca juga: Wakil Bupati Aceh Besar Ngamuk Lihat Warung Buka saat Azan Berkumandang)

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler Pemerintah Kabupaten Aceh Besar Muhammad Basir mengatakan, instruksi tersebut dikeluarkan pada tahun ini.

"Ya, ada instruksi bupati tentang pelaksanaan syariat Islam agar menghentikan segala aktivitas menjelang azan berkumandang salat lima waktu," ujat Basir saat dikonfirmasi, Jumat (9/11/2018).

Instruksi tersebut hanya meminta setiap toko dan warung tutup saat azan berkumandang hingga selesai waktu salat fardu. Setelah salat selesai dilaksanakan masyarakat, warung-warung dipersilakan dibuka lagi.

Ia menerangkan, instruksi ini telah diberikan kepada camat-camat yang ada di wilayah Aceh Besar. Mereka diminta mensosialisasikannya kepada masyarakat.

Kebijakan serupa juga diberlakukan di kantor-kantor atau instansi yang berada di wilayah Kabupaten Aceh Besar.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini