nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Tasikmalaya Terisolir, Aktivitas Perekonomian & Pendidikan Lumpuh

Antara, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 01:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 09 525 1975318 warga-tasikmalaya-terisolir-aktivitas-perekonomian-pendidikan-lumpuh-pcjLG5dNat.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

TASIKMALAYA - Ribuan warga di Desa Cikuya dan Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, masih terisolasi karena jalurnya tertutup material longsoran tanah akibat terdampak banjir di wilayah selatan Tasikmalaya, Selasa 6 November 2018 lalu.

"Dua desa terisolir, karena jalan tertimbun bebatuan tanah dan pohon besar," kata Camat Culamega Kasminto di lokasi, Kamis 8 November 2018.

Ia mengatakan, daerahnya terdampak bencana longsor dan juga banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya.

Akibat bencana itu, kata dia, terdapat tujuh sampai delapan ribuan warga di Desa Cikuya dan Desa Bojongsari yang saat ini terisolir sehingga tidak bisa melakukan aktivitas perekonomian maupun pendidikan.

Menurut dia, warga di dua desa itu membutuhkan bantuan dari pemerintah, terutama bantuan pengobatan karena warga terserang penyakit. Upaya membuka jalur yang terisolasi sambungnya, membutuhkan alat berat untuk menyingkirkan material longsoran tanah dan bebatuan yang menutupi jalan.

Longsor

"Semua menghalangi akses jalan dan memang memerlukan alat berat, jembatan juga putus, selokan terputus," katanya.

Sebelumnya, daerah selatan Kabupaten Tasikmalaya diguyur hujan deras menyebabkan air sungai meluap, mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa kecamatan. Selain itu, jembatan Pasanggrahan yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut terputus, bahkan bencana tersebut telah menimbulkan korban jiwa.

Pemerintah daerah saat ini sudah membuka posko gabungan untuk penanggulangan bencana yang dipusatkan di Cipatujah. Berdasarkan data di posko gabungan sekitar 1.498 kepala keluarga terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di tiga kecamatan yakni Culamega, Cipatujah dan Karangnunggal.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini