nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Spekulasi Liar dalam Kasus Bendera Habib Rizieq Berdampak Saling Curiga

Bayu Septianto, Jurnalis · Minggu 11 November 2018 08:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 11 337 1976161 spekulasi-liar-dalam-kasus-bendera-habib-rizieq-berdampak-saling-curiga-zmUCeUBD3W.jpg Habib Rizieq Shihab (Foto: Okezone)

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyayangkan munculnya berbagai spekulasi yang sengaja dikonstruksi oleh sejumlah pihak terkait pemasangan bendera hitam bertuliskan Arab di tembok belakang rumah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Wakil Ketua Umum PPP, Arwani Thomafi mengatakan munculya dugaan-dugaan tak berdasar ini justru menimbulkan kegaduhan di Indonesia.

"Spekulasi tersebut justru membuat kegaduhan baru di Tanah Air. Sikap saling curiga menjadi muncul di antara anak bangsa. Seperti pernyataan yang menyebutkan ada operasi intelejen dalam kasus yang menimpa HRS, ini merupakan pernyataan fatal yang tak berdasar disampaikan," ujar Arwani kepada Okezone, Minggu (11/11/2018).

Baca Juga: Habieb Rizieq: Kepolisian Saudi Arabia Sangat Marah Foto Pemeriksaannya Tersebar

Habib Rizieq

Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Arab Saudi telah berjalan baik selama ini. Ia mengingatkan kasus yang menimpa Rizieq jangan sampai membuat retak hubungan baik ini.

"Janganlah dirusak oleh penyataan yang hanya berpijak pada halusinasi yang tak mendasar," jelasnya.

Arwani menilai pemerintah Indonesia telah berusaha untuk melindungi Rizieq, sebagai salah seorang warganya. Langkah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel suudah tepat.

Arwani meminta masyarakat Indonesia, khususnya pengikut Rizieq untuk mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada otoritas keamanan Arab Saudi.

"Pemerintah Arab Saudi memiliki kedaulatan yang mandiri untuk menuntaskan masalah tersebut. Semakin kita berspekulasi dan berhalusinasi justru semakin membuka ruang penghinaan kepada kedaulatan Arab Saudi," pungkasnya.

Habib Rizieq

Baca Juga: Habib Rizieq: Saya Tidak Ditahan, Tapi Diminta Nginap oleh Polisi Saudi

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini