JAKARTA - Peristiwa penempelan bendera tauhid di kediaman Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang berlokasi di Mekkah, Arab Saudi membuat yang bersangkutan diperiksa oleh aparat kepolisian. Foto pentolan FPI itu sedang diperiksa polisi tersebar di jagad media sosial.
Rizieq mengatakan, tersebarnya foto itu di medsos Indonesia membuat polisi di sana geram. Alhasil, ia disuruh membuat laporan ihwal peristiwa penempelan bendera tauhid tersebut, karena ada hal yang membuat mereka tersinggung, dimana ada seseorang yang meletakkan poster di tembok rumah miliknya.
Baca juga: Habib Rizieq: Saya Tidak Ditahan, Tapi Diminta Nginap oleh Polisi Saudi
Pernyataan Habib Rizieq tersebut disampaikan melalui video Front TV yang tersebar luas di media sosial. Habib Rizieq didampingi istri dan ketiga putrinya dalam menyampaikan pernyataannya.
