JAKARTA - Tiga jenazah korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat kembali diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Sampai saat ini sudah ada 95 jasad kecelakaan tersebut yang telah diketahui identitasnya.
Hasil tersebut didapatkan setelah melakukan pencocokan data postmortem, antemortem. Setelah itu, tim DVI langsung melakukan sidang rekonsiliasi hari ini, Jumat (16/11/2018).
Baca juga: Keluarga Korban Lion Air JT 610 Gugat Boeing di AS
"Hari ini DVI berhasil mengidentifikasi 3 korban penumpang Lion Air," kata Kepala Bidang DVI Mabes Polri Kombes Lisda Cancer di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (16/11/2018).

Dari 95 jasad yang telah diidentifikasi terdiri dari, 70 jenis kelamin laki-laki dan 25 perempuan. Untuk tiga korban jatuhnya pesawat Lion Air yang berhasil diidentifikasi hari ini adalah:
1. Ahmad Mughni, laki-laki, 45 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
2. Tami Julian, laki-laki, 25 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
3. Hardy, laki-laki, 31 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
Baca juga: Lampu & AC Pesawat Rute Jakarta-Yogya Mati, Lion Air Minta Maaf
Sementara itu, untuk jumlah antemortem, tim DVI Polri telah menerima laporan sebanyak 256. Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat di RS Polri dan RS Bangka Belitung (Babel).
Selain mengidentifikasi korban kecelakaan, RS Polri juga melakukan terapi terhadap 58 penyelam yang tergabung dalam proses evakuasi. Terdiri atas, penyelam dari Polairud 32 orang, Basarnas 20 orang dan relawan enam orang.
Baca juga: Lion Air Beberkan Penyebab Lampu dan AC Pesawat Rute Jakarta-Yogya Mati
Tak hanya itu, tim DVI juga melakukan pendampimgan trauma healing kepada keluarga korban sebanyak 253. Sementara, sampai saat ini, sudah ada 195 kantong jenazah mendarat di RS Polri.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.