nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Terima Pengembalian Uang Rp8 Miliar dari Eks Anggota DPRD Sumut

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 22:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 16 337 1978982 kpk-terima-pengembalian-uang-rp8-miliar-dari-eks-anggota-dprd-sumut-TjSvmDyuLs.jpg Kantor KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima pengembalian uang sebesar Rp8 miliar dari mantan anggota DPRD Sumatera Utara yang kemudian disimpan di rekening penampungan lembaga antirasuah. Uang tersebut diduga suap dari Gatot Pujo Nugroho.

"Hingga hari ini, ada total Rp8 miliar uang yang diterima, telah dikembalikan dan masuk dalam rekening penampungan KPK," Kata Pemberitan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (16/11/2018).

Tak hanya menerima pengembalian uang, KPK juga memeriksa tiga mantan anggota DPRD Sumut sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap dari Gatot Pujo Nugroho. Ketiganya yakni, Washington Pane (WP), Taufan Agung Ginting (TAG), dan John Hugo Silalahi (JHS).

"Penyidik mengkonfirmasi kepada ketiga tersangka itu tentang barang bukti yang terkait dengan penerimaan uang oleh tersangka," sambung Yuyuk.

Baca Juga: KPK Kembali Menahan Dua Anggota DPRD Sumut

KPK

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 38 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang atau jabatannya dengan menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

Adapun ke-38 anggota DPRD Sumut itu yakni Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, dan Dermawan Sembilan.

Kemudian ada Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando Tanuray Kaban, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.

Atas perbuatan tersebut, mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini