
Tim gabungan yang terdiri dari BBKSDA, TNI, dan Polri sudah mengepung lokasi. Bahkan, tim telah menembakkan obat bius.
"Tim sudah melakukan penembakan bius. Sebelum melakukan tembakan, tim mengambil posisi yang ideal," imbuh Suharyono.
Sejauh ini tim belum berhasil menangkap harimau tersebut. Harimau masih berada di kolong ruko dengan ketinggian 75 sentimeter (cm).
"Sempitnya lorong ruko menyulitkan tim mememukan persembunyian harimau," ucap dia.
Suharyono melanjutkan, tim kembali melakukan upaya dengan membuat lebih luas pipa pembuangan kamar mandi tempat terkurungnya harimau. Langkah itu dilakukan untuk memasukkan lampu dan video agar dapat memastikan posisi harimau.