"Semua acara dan konsolidasinya dihadiri. Enggak peduli partai besar-kecil, parlemen atau non parlemen. Ketiga, ya diantara kami enggak ada isu mahar atau kardus uang," tuturnya.
Berbeda dengan kubu Jokowi-Ma'ruf, Arsul melihat adanya kegelisahan-kegelisahan yang ditunjuukan partai-partai yang tergabung dalam koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga. Kegelisahan-kegelisahan itu semakin menegaskan adanya dukungan yang setengah hati untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga.
(Baca juga: SBY Merasa Belum Lihat Jabaran Visi dan Misi Prabowo-Sandiaga)
"Persoalan coattail effect atau efek ekor jas tampaknya menjadi masalah serius. Selain persoalan efek ekor jas tersebut, sosok yang tampilannya selalu well prepared dan konseptual seperti SBY tampaknya juga mulai resah dengan menyatakan Prabowo Subianto perlu narasi kampanye yang jelas," pungkasnya.
(Awaludin)