JAKARTA - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi soal sikap Partai Demokrat yang memberi keleluasaan bagi kadernya untuk memilih calon presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2019. Padahal Demokrat secara resmi telah menetapkan dukungan untuk mengusung Prabowo-Sandiaga.
Ferdinan meluruskan, bahwa yang di maksud Demokrat membebaskan untuk memilih bukan kader melainkan konstituen. "Yang saya tangkap bukan membebaskan kader bebas memilih, tapi membebaskan konstituen memilih Jokowi atau memilih Prabowo yang penting calegnya milih Demokrat," kata Ferdinan kepada Okezone, Jumat, (16/11/2018).
Ferdinan mengatakan, hal itu dilakukan agar tidak memaksakan dukungan dari para pemilih. Apabila hal itu terjadi terangnya, maka Demokrat yang dirugikan.

"Karena rakyat kita sekarang terpecah dukungan dan kami tidak ingin memaksa pendukung Jokowi untuk memilih Prabowo karena kami akan rugi kehilangan konstituen," tuturnya.