Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pembangunan Stadion BMW Diserahkan PT Jakpro, Ini Tanggapan DPRD DKI

Fadel Prayoga , Jurnalis-Senin, 19 November 2018 |22:31 WIB
Pembangunan Stadion BMW Diserahkan PT Jakpro, Ini Tanggapan DPRD DKI
Pembangunan Stadion BMW masih tersendat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menolak keinginan Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan yang ingin membangun Stadion BMW, Jakarta Utara melalui PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro).

Politikus PDI Perjuangan itu meminta proyek itu tetap dikerjakan oleh Dispora DKI Jakarta. Bila Anies tak mempercayai kualitas Kepala Dispora Ratiyono diberi teguran dengan memukul kepala yang bersangkutan.

"Kan sama aja. Kalau enggak bener getok aja kepalanya," kata Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2018).

Apabila Ratiyono tetap tak benar dalam menjalankan intruksi Anies, kata Prasetio, lebih baik orang nomor satu di Ibu Kota itu memecatnya. Seharusnya, seorang pemimpin itu percaya dengan kualitas anak buahnya yang telah dipercayai memimpin sebuah SKPD.

"Kalau misalkan dia enggak percaya dengan dinas olahraganya, pecat aja," ujarnya.

Sebelumnya, Anies menjelaskan alasan pihaknya menunjuk perusahaan pelat merah itu untuk membangun Stadion BMW. Kata dia, pihaknya melihat pembangunan fasilitas olahraga bila dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga akan bernasib seperti gelanggang olahraga (GOR).

"Gelanggang olahraga yang maintanance-nya ala kadarnya yang pemanfaatannya itu-itu saja," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, hari ini.

(Baca Juga: Ini Alasan Anies Tunjuk PT Jakpro untuk Bangun Stadion BMW)

Menurut dia, apabila dikelola oleh BUMD maka pemanfaatan fasilitas umum itu akan jauh lebih baik. Dirinya ingin nantinya stadion itu tak hanya untuk bermain sepak bola, melainkan bisa untuk menggelar acar konser musik yang bisa menambah pundi-pundi kas daerah.

"Sehingga dia bisa memanfaatkan sarana baik ini bukan hanya untuk sepak bola tapi untuk kegiatan kegiatan lainnya, dari mulai panggung kesenian sampai dengan kegiatan festival lainnya. Itu adalah B to B (business to business)," ujarnya.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement