Share

Putra Mahkota Saudi Bebas dari Pembunuhan Khashoggi, Raja Salman Puji Sistem Yudisial

Agregasi VOA, · Selasa 20 November 2018 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 20 18 1980236 putra-mahkota-saudi-bebas-dari-pembunuhan-khashoggi-raja-salman-puji-sistem-yudisial-NA7WGdoE2M.jpg Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz al Saud (foto: Reuters)

RIYADH - Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi angkat bicara setelah membisu sejak kasus pembunuhan jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi mengemuka.

Dalam pidato tahunannya, dia memuji sistem yudisial Saudi, seminggu setelah pengadilan membersihkan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari keterlibatan dalam pembunuhan itu. Tapi, banyak pihak meyakini putra mahkota telah memerintahkan pembunuhan itu.

(Baca Juga: Buntut Pembunuhan Khashoggi, Berlin Cekal 18 Warga Saudi di Zona Schengen) 

“Kerajaan ini didirikan diatas prinsip-prinsip Islamis keadilan dan kesetaraan, dan kami bangga atas upaya judisial dan penuntut publik,” kata Raja Salman dalam pidatonya di hadapan Dewan Shura.

Seorang penuntut Saudi, pekan lalu, membebaskan putra mahkota dari tuduhan keterlibatan dalam pembunuhan Khashoggi, sementara menyerukan hukuman mati untuk lima orang, dan mengumumkan tuntutan terhadap 11 orang.

Penuntut mengatakan, total ada 21 orang yang telah ditahan sehubungan pembunuhan itu.

Sementara berdasarkan laporan CIA, putra mahkota, pemimpin de-fakto kerajaan, memerintahkan pembunuhan pada 2 Oktober terhadap Khashoggi di konsulat Saudi di Ankara, Turki.

(Baca Juga: CIA Sebut Putra Mahkota Saudi Bertanggung Jawab Atas Kematian Khashoggi)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini